‘Wisata Sungai Kaboeng’, Surga Mesuji yang Mengalir Sebening Kaca

MESUJI. Pick Up setengah tua yang pada bagian pintu depannya terpampang logo Kementerian Perikanan dan Kelautan itu keluar dari gerbang Balai Benih Ikan (BBI) Mesuji tepat pukul sembilan pagi. Gerakannya merangkak seperti anak rusa yang melintasi jalanan mendatar lalu meninggalkan jejak asap atas beberapa pengendara motor yang memacu kendaraan sepelan siput, seolah sedang menyesali kedatangan pagi yang terlalu cepat.
“Kita singgahi Recky,” kata Kepala BBI Mesuji, Sean Guritno yang duduk di sebelah saya, usai mematikan ponsel dan memasukan kembali ke sakunya.
“Di rumahnya?” tanya saya.
“Ya. Di Sungaibadak.”
Mobil kemudian melaju dalam kecepatan antara 40 -50 Km per jam dan terus bertahan dalam kecepatan itu hingga tiba ke rumah yang kami tuju tiga puluh menit kemudian meski setelah memasuki halaman, saya dan Sean rupanya harus menunggu sebab Recky sedang menjemput anaknya dan itulah alasan yang tepat untuk kami menolak ngopi setelah Recky tiba.
Advertisement
“Langsung ke lokasi saja!” kata Sean.
“Ya,” saya menguatkan. “Hari makin siang.”
Tentu saja, Recky akhirnya harus mengalah sebab sama sekali tak memiliki pilihan kecuali bergegas memasuki mobil untuk meneruskan perjalanan menuju obyek wisata Sungai Kaboeng di Desa Wiralagai 1.
Kebakaran Kandang Ayam di Magetan, 15.000 Ternak Mati Terbakar
Sinergitas TNI-POLRI Wilayah Hukum Polsek Parungpanjang Fiat Cooling Sistem Monitoring Beri..
Sinergitas TNI-POLRI Wilayah Hukum Polsek Parung Giat Cooling Sistem Patroli Sambang Monitoring..
Tabrakan Beruntun di Cianjur Disebabkan Mobil Bak Terbuka Hilang Kendali
Cuaca Ekstrem dan Hujan Lebat Bayangi Puncak Arus Balik Hari Ini



