Viral Berita Dugaan Telantarkan Pasien, Komisi IV DPRD OKU Timur Datangi RS Charitas Belitang

OKU TIMUR. Media AI – Komisi IV DPRD OKU Timur Inspeksi Mendadak (SIDAK) Rumah Sakit Charitas Belitang menanggapi keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan terhadap pasien RS Charitas Belitang. Rabu (24/3/21)
Komisi IV DPRD OKU Timur diketuai Masrin Diana (PKB) bersama anggota DPRD Syamsudin (PDIP), Irawan (PD), Firmansyah (PG), Santoso (PKB), Maridon (PD), Adi Munadi (PAN) dan Markum (PKS) saat mendatangi RS Charitas disambut oleh Wakil Direktur Pelayanan RS Charitas Belitang dr. Hendarno. Dialog tanya jawab di ruang pertemuan terkait Pelayanan Kesehatan RS Charitas Belitang yang banyak di keluhkan masyarakat kepada DPRD OKU Timur.
Ketua Komisi IV DPRD OKU Timur Masrin Diana mengatakan kami sengaja datang ke RS Charitas Belitang menyusul adanya berita yang viral di OKU Timur terkait Pelayanan Kesehatan di RS Charitas Belitang terhadap pasien berinisial S. Berita tentang Pasien S menjadi sorotan Ketua DPRD OKU Timur.
Advertisement
"DPRD meminta RS Charitas memberikan keterangan dan konfirmasi yang sebenar- benarnya terkait pelayanan kesehatan kepada pasien S" katanya
Berita Terkait : Diduga Telantarkan Pasiennya, Aliansi Indonesia Sebut Perlakuan RS Charitas Tidak Manusiawi
Wakil Direktur RS Charitas Belitang Bidang Pelayanan menyampaikan bahwa pasien S datang ke RS Charitas Belitang pada tanggal 28 Februari 2021 melalui pintu IGD, selanjutnya dilakukan Skrining dan Rapid Tes Antigen terhadap pasien S yang menunjukkan hasil Reaktif, selanjutnya pasien dirawat di ruang isolasi dan diambil sampel untuk dilakukan SWAB PCR. Perawatan terhadap Pasien S diterapkan dengan standar COVID 19 dan Pasien dilayani oleh perawat di RS Charitas Belitang.
Dilanjutkan dr Hendarno bahwa pasien S tidak Kooperatif kepada perawat, saat makan makanan disemburkan oleh pasien, Baju yang dipakaikan perawat dilepas oleh pasien, pasien tidak mau memakai selang oksigen. Setelah 3 hari dirawat di ruang Isolasi kondisi pasien relatif stabil. RS Charitas Belitang menganalisa bahwa kondisi pasien S lebih baik jika dirawat isolasi mandiri dirumah.
Wow! Kecoa Dikerahkan Cari Korban Gempa Myanmar
Kapolri Cek Arus Balik Lebaran di Tol Cikatama.
Kapolri Pantau Arus Balik Lebaran di Tol Cipali via Udara.
Sijago merah mengamuk, Gudang Pengoplosan Gas di Bogor Terbakar, 1 Orang Pekerja Terluka
Pemotongan Kompensasi Angkot Puncak Bogor Diusut Tim Saber Pungli



