Sudin SDA Jakarta Utara Sibuk Bangun Rumah Pompa Baru, Saat Pemprov DKI Fokus Antisipasi Cuaca Ekstrim

Media Aliansi Indonesia, Jakarta - Belum lama ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem di wilayah Jakarta, antara tanggal 13 sampai 20 September 2021. Peringatan cuaca ekstrem di wilayah Jakarta tersebut, berpotensi diguyur hujan lebat yang dapat disertai petir atau angin kencang, yang diilansir dari akun resmi Instagram Pemprov DKI Jakarta, @dkijakarta.
Pemprov DKI Jakarta menghimbau warga meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi banjir atau tanah longsor.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria juga menekankan, pihaknya sudah melakukan sejumlah persiapan antisipasi banjir. Salah satunya dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada. "Kita pastikan sumber daya yang kami miliki, SDM, alat semua akan kita fungsikan semaksimal mungkin, kita belajar dari tahun ke tahun sebelumnya tentang antisipasi pencegahan penanganan pengendalian banjir," ujar Riza di Balai Kota.
Namun, saat Pemprov. DKI Jakarta sibuk melaksanakan antisipasi banjir akibat cuaca ekstrim, dengan mengeruk sejumlah sungai, gerebek lumpur, hingga menyiapkan pompa air mobile dan kelayakan pompa berukukan besar di rumah pompa di wilayah DKI Jakarta, Sudin Sumber Daya Air Kota Administrasi Jakarta Utara sedang sibuk melakukan pembongkaran Rumah Pompa Bulak Cabe dan Bukit Gading Raya.
Advertisement
Berdasarkan hasil Tim Investigasi, di lokasi Rumah Pompa Bukit Gading Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Pekerjaan yang dikerjakan oleh CV. MEGA JAYA TEKNINDO, dengan nilai kontrak sebesar Rp. 13 M tersebut, saat ini proses pekerjaannya terhambat akibat ketinggian air yang menggangu para pekerja melakukan pekerjaan fisik di mulut pondasi pegangan saringan sampah, arah air masuk ke ruang pompa tersebut.
Berdasarkan keterangan Rohman, salah padagang di sekitar rumah pompa tersebut menjelaskan, proses pembongkaran rumah pompa yang baru berusia kurang dari dua tahun tersebut baru dikerjakan sekitar satu minggu lamanya. “Kalau tidak salah baru seminggu itu di bongkar Bang. Ngga tau mau diapain, bangunan sudah bagus-bagus malah dibongkar-bongkar lagi. Mending di kasih kita aja uangnya ya Bang,” jelas Rohman sambil tertawa.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WA terkait adanya pembongkaran di Rumah Pompa Bulak Cabe dan Bukit Gading Raya yang saat ini baru berjalan, Kepala Sudin Sumber Daya Air Jakarta Utara, Adrian Mara Maulana, belum bersedia memberikan jawaban. Sementara Frans Agustinus Siahaan, selaku Kepala Seksi Pemeliharaan Sudin SDA Jakarta Utara, juga tidak bersedia menjelaskan pembongkaran ke dua rumah pompa tersebut, yang kondisinya masih baik dengan usia bangunan kurang dari dua tahun tersebut.
(TIM)
Ketua DPRD Kab. Sukabumi Budi Azhar Hadiri Halal Bihalal di Pendopo Sukabumi, Ajak Warga Perkuat..
Kapolri Pimpin Pelepasan One Way Nasional Tol Kalikangkung-Cikampek.
Viral, Kawasan IKN Diserang Tikus
Giat Patroli KRYD Polres Bogor Cegah Kejahatan Dan Ciptakan Kondisi Aman.
Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Poslek Parungpanjang Patroli Sambang Bersama Satpol PP Kecamatan..



