Advertisement

Santri di Ponpes Masaran Sragen Tewas Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Polisi Menetapkan Seniornya Sebagai Tersangka

SOLO RAYA
Sabtu, 26 Nov 2022  07:33
 Santri di Ponpes Masaran Sragen Tewas Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Polisi Menetapkan Seniornya Sebagai Tersangka
 

SRAGEN - Polisi menetapkan satu tersangka dalam kasus penganiayaan yang mengakibatkan DWW (15), santri Pondok Pesantren (Ponpes) Ta'mirul Islam Cabang Masaran, Sragen, Jawa Tengah. Pelaku merupakan santri dan senior korban. Tersangka adalah MHNR (16) asal Kabupaten Karanganyar.

"Dari gelar ditetapkan satu tersangka atas nama MHNR asal Karanganyar," kata Kasi Humas Polres Sragen, Iptu Ari Pujiantoro, Rabu (23/11).

Ari mengatakan Polres Sragen telah melakukan olah TKP pada hari Minggu, (20/11). Polisi juga meminta keterangan dari 11 saksi termasuk para ustadz dan orang tua korban. MHNR ditetapkan sebagai tersangka saat gelar perkara yang dilaksanakan di hari yang sama.

Polres Sragen hanya memberlakukan wajib lapor terhadap tersangka. Ia tidak ditahan mengingat statusnya sebagai anak yang berhadapan dengan hukum (ABH).

Baca juga:
Polsek Jebus Polres Bangka Barat ,Berhasil Tangkap Pelaku Penganiayaan di Cafe
Sempat Kabur !!! "Pelaku Penganiayaan Dengan Membakar Istri Berhasil diRingkus

"Namun demikian, proses hukum masih terus berjalan," katanya.

Advertisement

Menurut keterangan para saksi, penganiayaan bermula saat pelaku meminta izin kepada salah satu ustadz di pondok untuk memanggil santri-santri yang tidak melaksanakan piket kebersihan. Pelaku kemudian memukul korban sebagai bentuk hukuman.

"Mungkin tindakan tersebut kurang terkontrol karena tidak ada pengawasan dan mereka masih muda. Jadi itu bukan karena dendam atau apa. Niatnya mendisiplinkan tapi karena kurang pas sehingga akibatnya fatal," lanjut Ari.

Baca juga:
Tuntut Keadilan Atas Penganiayaan Anaknya, Albbet Zahroni Minta Pendampingan Aliansi Indonesia..
Kasus Penganiayaan Di Polrestabes Palembang Diduga Dibekingi Oleh Oknum Pejabat di Mabes Polri..

Tersangka dijerat dengan Pasal 80 ayat 3 UU 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dalam pasal tersebut diatur bahwa pelaku penganiayaan yang mengakibatkan kematian terhadap anak dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).

(syd/dal/awy)

1
2
Berikutnya
TAG:
#penganiayaan
#santri
#masaran
#sragen

Formasi Indonesia Satu
Aliansi Indonesia
Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

Gempa Bumi M5,1 di Banten, BMKG Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Isu

Peristiwa   Minggu, 06 Apr 2025  18:01

Kawasan Pemda Bogor Porak Poranda Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang

Daerah   Minggu, 06 Apr 2025  17:41

Wow! Kecoa Dikerahkan Cari Korban Gempa Myanmar

Peristiwa   Minggu, 06 Apr 2025  17:07

Kapolri Cek Arus Balik Lebaran di Tol Cikatama.

Bogor Raya   Minggu, 06 Apr 2025  17:07

Kapolri Pantau Arus Balik Lebaran di Tol Cipali via Udara.

Bogor Raya   Minggu, 06 Apr 2025  17:05
Sijago merah mengamuk, Gudang Pengoplosan Gas di Bogor Terbakar, 1 Orang Pekerja Terluka
Pemotongan Kompensasi Angkot Puncak Bogor Diusut Tim Saber Pungli
Ibu di Klaten Lapor Damkar gegara Anak Ngeyel Main Petasan
Dedi Mulyadi Sindir Bupati Indramayu Lucky Hakim yang Liburan ke Jepang: Selamat Berlibur

Pelayanan PAM Jalur, Antisipasi Kemacetan Libur Panjang Suasana Wisata Lebaran Idul Fitri 1446..

BOGOR RAYA   Minggu, 06 Apr 2025  14:30

Patroli Cooling Sistem Polsek Cibungbulang Berikan Himbauan Kamtibmas Kepada Pengurus Dan Wisatawan..

BOGOR RAYA   Minggu, 06 Apr 2025  14:28

Karyawan PT Yihong yang di-PHK Mengaku Tidak Tahu Masalah Saat Demo

EKONOMI   Minggu, 06 Apr 2025  14:08

Ketua DPRD Kab. Sukabumi Budi Azhar Hadiri Halal Bihalal di Pendopo Sukabumi, Ajak Warga Perkuat..

JABAR   Minggu, 06 Apr 2025  13:29

Kapolri Pimpin Pelepasan One Way Nasional Tol Kalikangkung-Cikampek.

BOGOR RAYA   Minggu, 06 Apr 2025  13:27

Viral, Kawasan IKN Diserang Tikus

NASIONAL   Minggu, 06 Apr 2025  13:00

Giat Patroli KRYD Polres Bogor Cegah Kejahatan Dan Ciptakan Kondisi Aman.

BOGOR RAYA   Minggu, 06 Apr 2025  11:57

Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Poslek Parungpanjang Patroli Sambang Bersama Satpol PP Kecamatan..

BOGOR RAYA   Minggu, 06 Apr 2025  10:37

Sinergitas TNI-POLRI Wilayah Hukum Parungpanjang Giat Cooling Sistem Silahturahmi Tokoh Agama..

BOGOR RAYA   Minggu, 06 Apr 2025  10:36

Kebakaran Kandang Ayam di Magetan, 15.000 Ternak Mati Terbakar

PERISTIWA   Minggu, 06 Apr 2025  10:21

Sinergitas TNI-POLRI Wilayah Hukum Polsek Parung Giat Cooling Sistem Patroli Sambang Monitoring..

BOGOR RAYA   Minggu, 06 Apr 2025  09:54

Tabrakan Beruntun di Cianjur Disebabkan Mobil Bak Terbuka Hilang Kendali

PERISTIWA   Minggu, 06 Apr 2025  07:12

Cuaca Ekstrem dan Hujan Lebat Bayangi Puncak Arus Balik Hari Ini

NASIONAL   Minggu, 06 Apr 2025  06:39

Rem Blong Pemicu Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di Tol Bawen

PERISTIWA   Minggu, 06 Apr 2025  06:00

Ikuti Google Maps, Mobil Mewah Terjun dari Ujung Tol Krian-Gresik

PERISTIWA   Minggu, 06 Apr 2025  05:48

Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di Tol Bawen, Arus Balik Macet Parah

PERISTIWA   Minggu, 06 Apr 2025  05:31

Mengetahui Namanya Dicatut, Desri Nago: Saya Advokat, Bukan Beking BBM Ilegal

SUMSEL   Sabtu, 05 Apr 2025  21:52

Wartawan Online yang Tewas dalam Hotel Diduga Korban Pembunuhan

HUKUM   Sabtu, 05 Apr 2025  21:11

Kapolri Imbau Pemudik Tak Paksakan Diri Jika Merasa Lelah.

BOGOR RAYA   Sabtu, 05 Apr 2025  20:47

Kapolri Prediksi Puncak Arus Balik Lebih Tinggi Dibanding Arus Mudik.

BOGOR RAYA   Sabtu, 05 Apr 2025  20:44
Selengkapnya