Advertisement

Regulasi Aneh Untuk Menjegal Calon-Calon Dokter

NASIONAL
Senin, 06 Feb 2017  10:10
Regulasi Aneh Untuk Menjegal Calon-Calon Dokter
 

Mahasiswa bukan, dokter juga belum. Jika dikatakan sebagai mahasiswa, pendidikan sudah selesai ditempuh, selama 4 tahun ditambah 2 tahun sebagai KOAS dokter. Namun jika dikatakan sebagai dokter, ijazah masih belum diterima.

Begitulah calon-calon tenaga medis handal yang sangat dibutuhkan negeri ini. Sayangnya oknum-oknum di institusi pendidikan justru menerbitkan regulasi yang dibuat-buat untuk "menjegal" langkah mereka dan membuat masa depan mereka tidak jelas.

Tiga orang perwakilan di antara 300-an dari mereka datang ke Lembaga Aliansi Indonesia, meminta perlindungan hukum dan bantuan agar mereka mendapat perlakuan yang semestinya. Dokter adalah profesi terhormat, sehingga tidak pantas mereka kita diperlakukan seperti itu.

Berikut adalah pernyataan tertulis dari perwakilan calon-calon dokter tersebut:

Baca juga:
Presiden Jokowi Ajak Para Santri Sebarkan Nilai Kesantunan di Masyarakat

“Dokter Indonesia merupakan aset berharga dari bangsa Indonesia. Namun saat ini aset tersebut tidak dapat dipergunakan secara maksimal karena ada upaya menghambat regenerasi dokter dan semakin menyudutkan dokter untuk mengabdi ke seluruh pelosok Indonesia sehingga membuka jalan untuk dokter-dokter asing bisa leluasa berpraktek di negeri kita tercinta. Hal ini terjadi karena aturan yang dikeluarkan saat ini sangat terkesan mempersulit dokter untuk menyelesaikan studinya disebabkan oleh ditahannya ijazah dokter para lulusan dokter oleh Kemenristekdikti dengan mengeluarkan surat edaran 8 Juli 2016 yang mengharuskan para lulusan dokter harus ujian kompetensi mahasiswa yang diselenggarakan oleh Dikti. Aturan ini sangat tidak berdasar karena membenturkan beberapa Undang-Undang (UU Pendidikan Kedokteran, UU Praktek Kedokteran, dan UU Pendidikan Tinggi).

Advertisement

Uji kompetensi selayaknya adalah milik dari lembaga profesi dan pemerintah tidak memiliki wewenang untuk mengatur namun berwenang atas perencanaan, pengadaan, pendayagunaan dan pengawasan mutu berdasarkan UU Kesehatan pasal 21 (1). Akibatnya terjadi kesimpangsiuran atau kekacauan sistem praktek kedokteran di mana kekacauan nomenklatur ang berakibat kekacauan sistem dan ketidakpastian hukum serta terjadinya dualisme proses dan produk uji kompetensi.

Hal ini telah kami laporkan ke instansi yang bertanggungjawab atas masalah ini yaitu Kemenristekdikti, namun sampai 1 tahun belum juga mendapatkan solusi dan malah semakin dipersulit oleh aturan-aturan baru lagi. Kami sudah melakukan audiensi 3 kali di DPR RI, dengan Komisi IX dan X, dan Ombudsman RI. Dukungan begitu banyak namun dari pihak Kementerian tidak mau melakukan perbaikan.

Dari masalah tersebut juga kami dapatkan adanya ketidakadilan yang terjadi. Ternyata masih ada universitas yang masih mengeluarkan ijazah dokter bagi lulusannya walaupun itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Hanya yang memiliki jaringan tertentu yang dapat dikeluarkan ijazahnya.”

TAG:
#dokter
#aliansi
#kementerian dikti

Formasi Indonesia Satu
Aliansi Indonesia
Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

Kapolri Imbau Pemudik Tak Paksakan Diri Jika Merasa Lelah.

Bogor Raya   Sabtu, 05 Apr 2025  20:47

Kapolri Prediksi Puncak Arus Balik Lebih Tinggi Dibanding Arus Mudik.

Bogor Raya   Sabtu, 05 Apr 2025  20:44

Kapolri Cek Langsung Pelayanan Arus Balik di Stasiun Tawang, Dorong Pemudik Gunakan Kereta..

Bogor Raya   Sabtu, 05 Apr 2025  20:24

Beredar Video Syur Mirip Lisa Mariana dengan Seorang Pria. Siapa Priia Itu?

Hukum   Sabtu, 05 Apr 2025  20:02

Seorang Wartawan Online Ditemukan Tewas di Hotel dengan Lebam di Tubuhnya

Hukum   Sabtu, 05 Apr 2025  18:54
Tinjau Rest Area KM 456, Kapolri Instruksikan Jajaran Maksimal Beri Pelayanan dan Atur Lalin Arus Balik.
Kenapa Orang Cerdas Temannya Sedikit?
SELINGAN  Sabtu, 05 Apr 2025  18:16
Cara Keji Oknum TNI AL Bunuh Jurnalis Juwita: Piting dan Cekik hingga Tewas
TNI AL Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Jurnalis Juwita

Sinergitas TNI-POLRI Wilayah Hukum Polsek Babakanmadang Polres Bogor Giat Cooling Sistem Monitoring..

BOGOR RAYA   Sabtu, 05 Apr 2025  15:50

Kapolsek Cileungsi Meringkus Pengoplos Tabung Gas, Setelah Empat Hari Nyanar Jadi Kurir.

BOGOR RAYA   Sabtu, 05 Apr 2025  15:49

Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek Ciampea Polres Bogor Giat Cooling Sistem Silahturahmi..

BOGOR RAYA   Sabtu, 05 Apr 2025  15:45

Prabowo Harap Idulfitri Perkuat Persaudaraan dan Kerja Sama dengan Negara Sahabat

NASIONAL   Sabtu, 05 Apr 2025  14:50

Kapolres Bogor Turun Langsung Bersama Anggota Urai Kemacetan Arus Lalu Lintas URAI Di Gadog..

BOGOR RAYA   Sabtu, 05 Apr 2025  14:19

Dedi Mulyadi: Berseragam Atau Tidak, Preman Tetaplah Preman

DAERAH   Sabtu, 05 Apr 2025  13:31

Asisten Pelatih Timnas Denny Landzaat Mudik ke Maluku dan Pidato dalam Bahasa Indonesia

SELINGAN   Sabtu, 05 Apr 2025  13:09

Kapolres Bogor Turun Langsung Bersama Anggota Urai Kemacetan Arus Lalu Lintas URAI Di Gadog..

BOGOR RAYA   Sabtu, 05 Apr 2025  13:06

Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek Tamansari Giat Cooling Sistem Silahturahmi Sambang Ajak..

BOGOR RAYA   Sabtu, 05 Apr 2025  13:04

Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek Tanjungsari Giat Cooling Sistem Monitoring Sambang Warga..

BOGOR RAYA   Sabtu, 05 Apr 2025  13:03

Sinergitas TNI-POLRI Wilayah Hukum Polsek Parungpanjang Giat Cooling Sistem Silahturahmi Sambang..

BOGOR RAYA   Sabtu, 05 Apr 2025  13:00

Diduga Oknum Wartawan Sunat Dana Kerjasama Publikasi Rekan Satu Profesi Protes Dan Akan Lapor..

SUMSEL   Sabtu, 05 Apr 2025  12:04

3 Wisatawan di Pantai Parangtritis Terseret Arus

PERISTIWA   Sabtu, 05 Apr 2025  11:38

Kunjungan ke IKN Tembus 12.950 Wisatawan dalam Sehari

NASIONAL   Sabtu, 05 Apr 2025  06:45

Masjid Istiqlal, Tempat Ray Sahetapy Mualaf dan Disalatkan

SELINGAN   Jumat, 04 Apr 2025  21:34

Pemalak Pedagang Pasar Baru Bekasi Ditangkap, Keduanya Positif Sabu

HUKUM   Jumat, 04 Apr 2025  20:45

Wisatawan Asal Solo Tewas Tertimpa Pohon Pinus di New Sekipan Tawangmangu

PERISTIWA   Jumat, 04 Apr 2025  18:25

Langka, Pencuri Motor Nurut Saja Saat Ditangkap

DAERAH   Jumat, 04 Apr 2025  17:58

Longsor Hantui Warga Lebak, Jalan Utama Hampir Putus

DAERAH   Jumat, 04 Apr 2025  17:00

Longsor di Mojokerto Timpa Mobil, 10 Korban Tewas Berhasil Dievakuasi

PERISTIWA   Jumat, 04 Apr 2025  16:46
Selengkapnya