Presiden Jokowi Minta Media Massa Di NTB Awasi Dana Bencana

Presiden Joko Widodo meminta seluruh media massa cetak dan elektronik serta online yang ada di Nusa Tenggara Barat (NTB) ikut mengawasi pencairan dana bencana untuk pembangunan rumah-rumah penduduk korban gempa,
Hal itu ditegaskan Presiden dalam jumpa Pers yang berlangsung di Bandara Internasional Lombok (BIL), pada Kamis (18/10/2018) malam sekitar pukul. 19.00 Wita.
Presiden Ir. Joko Widodo yang didampingi Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono sengaja meluangkan waktu sebelum kembali ke Jakarta untuk bertemu dengan para wartawan di Lombok, NTB.
Harapan dari Presiden agar media massa didaerah ini, ikut mengawasi pencairan dana bencana. Sebab menurut Presiden, dana bencana merupakan uang negara yang harus dipertanggungjawabkan, apalagi jumlahnya tidak sedikit mencapai 3 triliun.
“Dana itu untuk biaya pembangunan rumah-rumah penduduk pasca gempa Lombok. Dari data yang saya terima rumah yang rusak mencapai 190 ribu rumah baik rusak berat dan sedang dan ringan,” ujarnya kepada sejumlah wartawan.
Advertisement
Selain rumah-rumah penduduk juga fasilitas umum banyak yang rusak seperti sekolah mencapai 830 unit, rumah ibadah 334 unit, rumah sakit dan puskesmas 61 unit dan 12 unit pasar rusak berat.
Menurutnya, jumlah kerusakan tersebut cukup banyak dan memerlukan perhatian bersama.
“Pemulihan dan proses perbaikan semua fasilitas-fasilitas ini memerlukan waktu enam bulan hingga satu tahun,” kata Presiden.
Karena itu, ia menegaskan pengawasan dana bencana dapat dilakukan secara bersama-sama dengan pemerintah dan para wartawan, agar tidak terjadi penyimpangan.
Masjid Istiqlal, Tempat Ray Sahetapy Mualaf dan Disalatkan
Pemalak Pedagang Pasar Baru Bekasi Ditangkap, Keduanya Positif Sabu
Wisatawan Asal Solo Tewas Tertimpa Pohon Pinus di New Sekipan Tawangmangu
Langka, Pencuri Motor Nurut Saja Saat Ditangkap
Longsor Hantui Warga Lebak, Jalan Utama Hampir Putus



