Petani Lebak Leuwidamar cisimeut Bantarnaga Kidul Keluhkan Harga Pupuk Subsidi, Media Aliansi Meminta Diaudit

Media Aliansi Indonesia menyayangkan kepada kios resmi pupuk subsidi yang di duga menjual di Atas Harga HET yang sudah ditetapkan oleh pemerintah alhasil banyak para petani mengeluh.
" Sebenarnya saya mendengar keluhan para petani dari Minggu lalu, satiap saya singgah di kabupaten lebak keluhan yang pertama di dengar harga pupuk subsidi di keluhkan karna menurut mereka harga cukup tinggi dari sebelumnya," ucap awak media AI Kamis (24/3/2022).
lanjut media AI dilapangan Kondisi tersebut yang di duga dinilai sangat memberatkan para petani. Selain itu pembagian pupuk bersubsidi melalui kelompok tani (Poktan) tidak merata dan tidak sesuai dengan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).
Media AI dari hasil wawancara beberapa Minggu yang berhasil di rangkum Ahir ini di kecamatan Leuwidamar desa cisimeut kampung bantarnaga kidul yang bertemu para petani dan di saksikan langsung oleh RT setempat merasa keberatan.
Kami dari media aliansi Indonesia meminta kepada Dinas terkait sekaligus Mabes polri untuk mengkroscek dan mengaudit dari distributor penyalur dan Uji petik ke tiap Agen atau Kios resmi pupuk Subsidi tersebut guna memastikan agar bisa sukses sesuai 6 T.
Advertisement
" Kami keberatan yang mana harga tidak seperti dahulu kini menjadi kisaran bervariatif membayar 140Ribu sampai 150Ribu perkarung", ungkap inis X kepada awak media melalui pernyataan nya pada Kamis (24/3/2022).
Media AI juga menyebut , dari hasil kroscek dan ricek kelapangan di dapatkan informasi dari beberapa Kios adanya harga Tinggi Pupuk yang tak Sesuai HET untuk biaya transport dan buat muat dan angkut barang.
" Kalau saya menjual harga HET kembali, enggak ada keuntungan. Malah biaya mulai dari bongkar saya harus bayar, " imbuh inisial G pada awak media.
Beredar Video Syur Mirip Lisa Mariana dengan Seorang Pria. Siapa Priia Itu?
Seorang Wartawan Online Ditemukan Tewas di Hotel dengan Lebam di Tubuhnya
Tinjau Rest Area KM 456, Kapolri Instruksikan Jajaran Maksimal Beri Pelayanan dan Atur Lalin..
Kenapa Orang Cerdas Temannya Sedikit?
Cara Keji Oknum TNI AL Bunuh Jurnalis Juwita: Piting dan Cekik hingga Tewas



