Miris, Krisis Listrik Di Tengah Lumbung Batu Bara

Sumsel. AliansiNews.id.
Bagai "Anak Ayam Kelaparan dalam Lumbung” mungkin peribahasa itulah yang paling tepat untuk menggambarkan krisis pengelolaan energi, di Sumbagsel khususnya Sumatera Selatan, Sumsel yang dikenal sebagai lumbung energi seperti kehilangan energinya sendiri untuk berdiri tegak bisa mandiri secara energi.
Padahal semua tahu, hampir semua cadangan energi yang disediakan oleh alam melimpah ruah dalam kandungan bumi Provinsi Sumatera Selatan.
Minyak bumi, gas, dan yang paling fenomenal adalah si emas hitam, batubara. Entah apa yang sebenarnya sedang terjadi, yang terhampar di depan mata semuanya adalah ironi semata, ketersediaan Gas 3 Kg yang makin hari makin langka, serta barisan truk dan kendaraan yang berbaris mengular ratusan meter di jalanan untuk mengantre BBM terutama jenis solar sudah menjadi pemandangan sehari-hari, kelangkaan minyak tanah dan gas berbagai ukuran yang memicu kenaikan harga yang tidak wajar sudah menjadi tradisi, instabilitas tegangan dan pemadaman listrik tanpa sebab yang jelas hampir menjadi sebuah rutinitas.
Advertisement
Semuanya seperti lingkaran setan yang tidak ada ujung pangkalnya, semuanya terus terulang dari waktu ke waktu sampai sekarang. Situasi tidak biasa yang telah menjadi biasa ini, sangat mengganggu kehidupan sosial ekonomi masyarakat terutama rakyat kecil, karena membawa efek domino terciptanya ekonomi biaya tinggi yang sangat mempengaruhi ketahanan perekonomian mikro kelas menengah kebawah.
Kepada siapa, kami masyarakat kecil harus mengadu dan mempertanyakan semua permasalahan ini? Siapa sebenarnya yang harus bertanggung jawab atas semua situasi yang penuh dengan ironi ini?
Sebelumnya PT PLN Persero Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu melaporkan adanya gangguan pada transmisi SUTT 275 kV Linggau - Lahat. Gangguan ini menyebabkan mati listrik di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu.
"Pemadaman listrik terjadi akibat gangguan transmisi SUTT 275 kV Linggau - Lahat yang berdampak pada sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu, Selasa (4/6/2024).
Seorang Wartawan Online Ditemukan Tewas di Hotel dengan Lebam di Tubuhnya
Tinjau Rest Area KM 456, Kapolri Instruksikan Jajaran Maksimal Beri Pelayanan dan Atur Lalin..
Kenapa Orang Cerdas Temannya Sedikit?
Cara Keji Oknum TNI AL Bunuh Jurnalis Juwita: Piting dan Cekik hingga Tewas
TNI AL Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Jurnalis Juwita



