Menunggu Gubenur Baru, 5 Wilayah di Banten Menuju Provinsi Tangerang Raya

Dari sisi astronomis, wilayah Provinsi Banten berada pada batas 10501'11"- 10607'12" Bujur Timur dan 0507'50" - 0701'01" Lintang Selatan Wilayah Provinsi Banten juga terletak didekat Selat Sunda yang merupakan lintasan perdagangan nasional dan internasional Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) sehingga menjadikan posisi wilayah Provinsi Banten menjadi sangat strategis. Selain itu, Provinsi Banten terletak di ujung Barat Pulau Jawa (berbatasan langsung dengan wilayah Ibu Kota Negara, DKI Jakarta) sehingga menambah posisi geostrategis Provinsi Banten sebagai pintu gerbang jalur perdagangan Pulau Jawa dan Sumatera hingga bagian penting dari sirkulasi perdagangan Asia dan Internasional. Provinsi Banten juga berpotensi sebagai lokasi aglomerasi perekonomian dan permukiman yang potensial dengan sumber daya laut yang kaya. Adapun wilayah Provinsi Banten memiliki empat perbatasan yaitu:
Sebelah Utara dengan Laut Jawa;
Sebelah Selatan berbatasan dengan Samudra Hindia;
Sebelah Barat berbatasan dengan Selat Sunda;
Sebelah Timur berbatasan dengan DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat.
Advertisement
Dari sisi topografi, secara umum kondisi topografi wilayah Provinsi Banten merupakan dataran rendah yang berkisar antara 0 - 200 mdpl (meter di atas permukaan laut), dengan rincian letak di daerah Kota Cilegon, Kota Tangerang, Kabupaten Pandeglang, dan sebagian besar Kabupaten Serang. Dilain sisi, sebagian kecil Kabupaten Pandeglang dan daerah Lebak Tengah memiliki ketinggian berkisar 201-2.000 mdpl serta daerah Lebak Timur memiliki ketinggian 501-2.000 mdpl yang ditunjang oleh adanya Puncak Gunung Sanggabuana dan Gunung Halimun.
Morfologi atau bentuk raut permukaan wilayah memiliki keterkaitan dengan kondisi topografi wilayah itu sendiri. Secara umum, morfologi wilayah Provinsi Banten dapat dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama ialah morfologi Dataran Rendah yang pada umumnya dapat ditemukan di daerah bagian utara dan sebagian selatan. Wilayah dataran dapat didefinisikan sebagai wilayah dengan ketinggian kurang dari 50 mdpl (di atas permukaan laut) sampai wilayah pantai yang memiliki ketinggian 0-1 mdpl.
Selanjutnya kelompok kedua ialah morfologi Perbukitan Bergelombang Rendah - Sedang yang sebagian besar dapat ditemukan di daerah bagian tengah. Wilayah perbukitan dapat didefinisikan sebagai wilayah dengan ketinggian minimum 50 mdpl. Di Provinsi Banten bagian utara, tepatnya di Kota Cilegon, dapat ditemukan wilayah puncak Gunung Gede dengan ketingian maksimum 553 mdpl, sedangkan pada wilayah di Kabupaten Serang daerah perbukitan dapat ditemukan di wilayah selatan Kecamatan Mancak dan Waringin Kurung. Wilayah perbukitan juga dapat ditemukan di Kabupaten Pandeglang serta Kabupaten Lebak lebih tepatnya di wilayah timur berbatasan dengan Bogor dan Sukabumi. Wilayah ini memiliki karakteristik litologi yang berbentuk satuan sedimen tua dan terintrusi oleh batuan beku dalam seperti batuan beku diorite, granit, granodiorit, dan andesit. Pada daerah di sekitar terobosan batuan baku tersebut kerap terjadi sebuah proses remineralisasi yang miliki nilai ekonomis yang tinggi seperti cebakan bijih timah dan tembaga. Kelompok terakhir merupakan morfologi Perbukitan Terjal yang dapat ditemukan di Kabupaten Lebak, sebagian kecil Kabupaten Pandeglang bagian selatan dan Kabupaten Serang.
Pada wilayah Provinsi Banten, Kabupaten Lebak merupakan wilayah yang banyak dijumpai Potensi sumber daya air karena sebagian besar wilayahnya meliputi kawasan hutan lindung dan hutan produksi terbatas. Secara lebih rinci, Provinsi Banten memiliki enam pembagian Daerah Aliran Sungai (DAS), yaitu:
Pelayanan PAM Jalur, Antisipasi Kemacetan Libur Panjang Suasana Wisata Lebaran Idul Fitri 1446..
Patroli Cooling Sistem Polsek Cibungbulang Berikan Himbauan Kamtibmas Kepada Pengurus Dan Wisatawan..
Karyawan PT Yihong yang di-PHK Mengaku Tidak Tahu Masalah Saat Demo
Ketua DPRD Kab. Sukabumi Budi Azhar Hadiri Halal Bihalal di Pendopo Sukabumi, Ajak Warga Perkuat..
Kapolri Pimpin Pelepasan One Way Nasional Tol Kalikangkung-Cikampek.



