Menko Polhukam Tegaskan Pemerintah Sungguh-Sungguh Tangani Karhutla

Kemudian ada juga ada upaya bagaimana caranya para peladang yang membakar hutan ini ada alih teknologi, sehingga tidak membakar hutan karena ada cara-cara lain. Menko Polhukam mengatakan, cara-cara sementara ini memang mahal, karena membutuhkan alat berat untuk menarik bonggol-bonggol kayu itu.
“Ini memang sedang menjadi perbincangan kita dalam rakor, tapi memang pengawasan itu yang penting. Kita juga sudah minta swasta-swasta itu menjadi menjadi bapak asuh dari para peladang karena rata-rata mereka di daerah perkebunan, mereka nanam pohon sebagai petani bagian dari perusahaan-perusahaan seperti kelapa sawit, kopi, dan sebagainya. Sudah ada juga kerja sama dengan swasta untuk menjadi bapak asuh mengasuh para peladangini kemudian ada satu kebersamaan berproduksi,” kata Menko Polhukam Wiranto.
“Kesimpulannya adalah bahwa dalam menghadapi bahaya kebakaran hutan tahun 2018, dengan pengalaman yang sudah ada, dengan koordinasi yang ketat dan sudah menghasilkan prosedur-prosedur kerja sama, juga langkah-langkah baik dalam rangka pencegahan, penindakan, dan pemulihan berbagai daerah sudah seragam dalam bagaimana penyiapan utnuk penanggulangan kebakaran hutan,” sambung Menko Polhukam. [Humas Kemenko Polhukam]
Advertisement
Diduga Oknum Wartawan Sunat Dana Kerjasama Publikasi Rekan Satu Profesi Protes Dan Akan Lapor..
3 Wisatawan di Pantai Parangtritis Terseret Arus
Kunjungan ke IKN Tembus 12.950 Wisatawan dalam Sehari
Masjid Istiqlal, Tempat Ray Sahetapy Mualaf dan Disalatkan
Pemalak Pedagang Pasar Baru Bekasi Ditangkap, Keduanya Positif Sabu



