Laut Banten di SHGB-kan, Rocky Gerung: Rakyat Banten Punya Energi Politik yang Tinggi Melakukan Perlawanan Terhadap Kesewenang-wenangan

Untuk itu, Ombudsman berharap kepada Kanwil BPN Banten untuk terbuka agar kasus pemagaran laut dan dugaan terbitnya sertipikt HGB diatas laut itu tidak melebar kemana mana.” Kalau memang BPN terlanjur sudah menerbitkan sertipikat HGB diatas laut itu akui saja kecerobohannya,” tandas Fadli.
Berdasarkan data perusahaan yang dikutip dari laman Administrasi Hukum Umum (AHU) pada Senin (20/1/2025) dua sosok penting yang memimpin PT Intan Agung Makmur adalah Belly Djaliel yang menjabat direktur perusahaan dan Freddy Numberi sebagai komisaris.
Dari hasil penelusuran, Intan Agung Makmur sendiri adalah anak usaha dari Agung Sedayu Group. Sementara PT Cahaya Inti Sentosa selaku pemilik 20 bidang SHGB di kawasan pagar laut Tangerang merupakan anak usaha PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI). Dua perusahaan ini dimiliki Sugianto Kusuma alias Aguan.
Belly Djaliel dan Freedy Numberi sendiri beberapa kali pernah satu acara dengan Aguan, salah satunya saat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bank Mandiri dan Agung Sedayu Group pada Agustus 2024 lalu. Acara ini sendiri disaksikan oleh Chairman Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma dan Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi.
Berikut adalah jabatan yang diduduki Belly Djaliel disejumlah perusahaan milik Agung Sedayu Group
Advertisement
Belly Djaliel adalah seorang direktur di beberapa perusahaan milik Agung Sedayu Group, di antaranya di PT Multi Artha Pratama, disini dia menjabat sebagai Direktur I bersama Yohanes Edmond Budiman sebagai Direktur II.
Sementara di PT Intan Agung Makmur Belly Djaliel menjabat sebagai direktur yang fokus bergerak di bidang pengembangan properti, seperti perumahan, apartemen, dan penyewaan gedung. Selain itu, dia juga tercatat sebagai direktur di PT Cahaya Inti Sentosa.
Belly Djaliel, sendiri adalah sosok yang tak asing lagi di lingkaran bisnis properti Indonesia, dirinya memperkuat posisinya sebagai salah satu figur penting di Agung Sedayu Group. Sebagai Direktur di beberapa anak perusahaan Belly Djaliel berperan aktif dalam mengelola dan mengembangkan sejumlah proyek properti berskala besar, terutama di PIK 2.
Sementara itu, Aktivis Rocky Gerung melalui chanel Youtubenya(Minggu 19/1/2025) menganggap Presiden Prabowo sudah tahu akan hal itu.


