Ketua Umum LAI: Beda Keyakinan Bukan Alasan Untuk Melakukan Persekusi

Bangsa Indonesia ini sangat beragam, bukan hanya berbeda-beda agama tapi juga di dalam satu agama itu terdapat berbagai macam pendapat, aliran dan keyakinan.
"Sebagian orang berpendapat itu syirik berdasarkan pengetahuannya, monggo. Sementara ada pihak lain dengan pengetahauan serta pemahaman yang berbeda sehingga kesimpulannya juga berbeda, sama-sama punya hak untuk hidup dan menjalani sesuai pemahamannya," H. Djoni Lubis menjelaskan.
Walisongo, yang merupakan tokoh-tokoh penyebaran agama Islam di Indonesia juga tidak tunggal pemahamannya, tapi menurut Ketua Umum LAI itu Walisongo tidak pernah gontok-gontokan.
"Bangsa kita ini sangat kaya dengan kearifan lokal, yang dikemas dengan berbagai tradisi dan budaya. Jika tradisi dan budaya yang sangat banyak itu, pelakunya dituding musryik lalu dipersekusi ya lama-lama hilang tradisi di bumi Nusantara," tandasnya.
Advertisement
H. Djoni Lubis mengingatkan kembali tentang pentingnya menjaga persatuan, jangan terpecah belah karena perbedaan keyakinan. Dia juga meminta aparat keamanan menindak tegas siapapun yang coba memecah belah kesatuan dan persatuan bangsa yang digagas serta dipupuk dengan susah payah oleh Bapak-Bapak Pendiri Bangsa serta generasi penerusnya.
Dia juga meminta kepada seluruh kader Aliansi Indonesia di seluruh pelosok tanah air, agar ikut berperan aktif mencegah terjadinya hal-hal yang bisa memecahbelah bangsa dan negara Republik Indonesia.
Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Poslek Parungpanjang Patroli Sambang Bersama Satpol PP Kecamatan..
Sinergitas TNI-POLRI Wilayah Hukum Parungpanjang Giat Cooling Sistem Silahturahmi Tokoh Agama..
Kebakaran Kandang Ayam di Magetan, 15.000 Ternak Mati Terbakar
Sinergitas TNI-POLRI Wilayah Hukum Polsek Parungpanjang Fiat Cooling Sistem Monitoring Beri..
Sinergitas TNI-POLRI Wilayah Hukum Polsek Parung Giat Cooling Sistem Patroli Sambang Monitoring..



