Jembatan Wariori di Manokwari rusak tak kunjung ditangani, harga-harga melambung, masyarakat meradang

Jembatan Wariori, yang berada di Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Papua Barat yang rusak sejak 21 Mei 2024 lalu tak kunjung ditangani, dan kondisinya kian parah.
Terdapat patahan pada aspal diatas lintasan jembatan yang sudah dalam kondisi miring itu. Patahan itu tidak memungkinkan lagi kendaraan roda empat melintas. Bahkan bagi pengendara roda dua dan pejalan kaki pun sangat membahayakan.
Jembatan tersebut sangat vital karena selain menjadi jembatan saru-satunya akses penghubung Distrik Masni dan Sidey di Kabupaten Manokwari, jembatan ini juga penghubung Kabupaten Manokwari di Provinsi Papua Barat dengan Kabupaten Tambrauw dan Kabupaten Sorong di Provinsi Papua Barat Daya.
Lazarus Mandacan, salah seorang tokoh agama dan kepala suku setempat mengatakan, terputusnya jalur transportasi akibat rusaknya jembatan Wariori langsung berdampak pada perekonomian masyarakat.
Advertisement
"Selain kesulitan beraktifitas, masyarakat harus merasakan dampaknya secara langsung akibat melambungnya harga beras dan kebutuhan pokok lainnya, harga bensin juga ikut melambung," ujar Lazarus Mandacan dari lokasi jembatan Wariori, Senin (17/6/2024).
Ia mempertanyakan pihak pemerintah yang seolah hanya mendiamkan kerusakan jembatan tersebut setelah hampir satu bulan lamanya
"Kami minta kepada pemeeintah baik pusat, provinsi maupun kabupaten, tolong lah segera ditangani karena yang paling menderita dan merasakan dampaknya adalah masyarakat," kata dia.
Beredar Video Syur Mirip Lisa Mariana dengan Seorang Pria. Siapa Priia Itu?
Seorang Wartawan Online Ditemukan Tewas di Hotel dengan Lebam di Tubuhnya
Tinjau Rest Area KM 456, Kapolri Instruksikan Jajaran Maksimal Beri Pelayanan dan Atur Lalin..
Kenapa Orang Cerdas Temannya Sedikit?
Cara Keji Oknum TNI AL Bunuh Jurnalis Juwita: Piting dan Cekik hingga Tewas



