H. Djoni Lubis: Stop Berpolemik, Beri Kesempatan Ahok Bekerja !!!

Penolakan terhadap penunjukkan Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih dikenal dengan nama Ahok menjadi Komisaris Utama (Komut) Pertamina sudah bermunculan, bahkan sejak beredar kabar Ahok akan menjadi petinggi di jajaran Kementerian BUMN, meski saat itu belum jelas Ahok akan ditempatkan di posisi apa dan di mana.
Penolakan tersebut muncul dari sejumlah politisi, ormas dan serikat pekerja di mana kemungkinan Ahok ditempatkan.
Terkait masalah tersebut Ketua Umum Aliansi Indonesia (AI) H. Djoni Lubis turut buka suara.
"Kalau ditolak itu dasarnya apa? Apa ada peraturan yang dilanggar? Kalau memang ada peraturan yang dilanggar bolehlah dipersoalkan, tapi kalau tidak ada, apanya yang dipermasalahkan?" kata H. Djoni Lubis kepada Media AI di kompleks Rumah Rakyat AI, Rabu (27/11/2019).
H. Djoni Lubis yakin bahwa Menteri BUMN Erick Thohir pasti memiliki pertimbangan yang sangat matang saat memanggil Ahok mengikuti seleksi untuk menjadi pejabat di salah satu BUMN.
Advertisement
"Menteri itu memiliki sejumlah kewenangan-kewenangan, namun menteri juga terikat dengan ketentuan bahwa dalam Kabinet Indonesia Maju ini Bapak Presiden telah menegaskan bahwa tidak ada visi misi menteri, yang ada visi misi Presiden," imbuhnya.
Jadi menurut H. Djoni Lubis sudah cukup jelas, dipilihnya Ahok merupakan bagian dari langkah Menteri Erick Thohir untuk menjalankan visi misi Presiden, di mana salah satunya adalah mengenai penciptaan birokrasi yang efektif dan efisien.
"Pak Erick Thohir juga jelas menyatakan beliau perlu teamwork yang kompak untuk mengelola aset BUMN sebesar Rp8.200 triliun rupiah itu, yang diisi dengan orang-orang yang bukan hanya cerdas, tetapi juga akhlak yang baik," lanjut Ketua Umum AI.
Pengertian akhlak yang baik menurut Erick Thohir, berarti memiliki integritas tinggi dan komitmen yang kuat.
Viral, Kawasan IKN Diserang Tikus
Giat Patroli KRYD Polres Bogor Cegah Kejahatan Dan Ciptakan Kondisi Aman.
Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Poslek Parungpanjang Patroli Sambang Bersama Satpol PP Kecamatan..
Sinergitas TNI-POLRI Wilayah Hukum Parungpanjang Giat Cooling Sistem Silahturahmi Tokoh Agama..
Kebakaran Kandang Ayam di Magetan, 15.000 Ternak Mati Terbakar



