Advertisement

Dinas PU Kab. Sukabumi Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Kesaktian Pancasila

JABAR
Rabu, 18 Okt 2023  21:17
Dinas PU Kab. Sukabumi Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Kesaktian Pancasila
 

aliansinews.id - Sukabumi, Bangsa Indonesia memperingati 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Hari bersejarah ini berkaitan dengan peristiwa Gerakan 30 September (G30S) PKI yang terjadi pada tahun 1965.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu sejarah kelam bagi bangsa Indonesia. Pada peristiwa tersebut 6 jenderal dan 1 perwira militer terbunuh dan dimasukkan ke sumur Lubang Buaya.

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila
Kedudukan Pancasila sempat mengalami berbagai tantangan salah satunya pada peristiwa Gerakan 30 September (G30S) PKI. Gerakan pemberontakan tersebut mengancam eksistensi Pancasila dan ideologi bangsa Indonesia.
Pada 1 Oktober 1965 dini hari, anggota yang tergabung dalam G30S PKI melakukan penculikan dan pembunuhan terhadap enam jenderal dan beberapa orang lainnya. Tindakan tersebut merupakan upaya kudeta yang disalahkan kepada para pengawal istana (Cakrabirawa) yang dianggap loyal kepada PKI.
Berikut enam pejabat tinggi Angkatan Darat yang menjadi korban dalam peristiwa G30S PKI:
Letjen TNI Ahmad Yani (Menteri/Panglima Angkatan Darat/Kepala Staf Komando Operasi Tertinggi)
Mayjen TNI Raden Suprapto (Deputi II Menteri/Panglima AD bidang Administrasi)
Mayjen TNI Mas Tirtodarmo Haryono (Deputi III Menteri/Panglima AD bidang Perencanaan dan Pembinaan)
Mayjen TNI Siswondo Parman (Asisten I Menteri/Panglima AD bidang Intelijen)
Brigjen Donald Isaac Panjaitan (Asisten IV Menteri/Panglima AD bidang Logistik)
Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo (Inspektur Kehakiman/Oditur Jenderal Angkatan Darat)
Selain keenam perwira tersebut, ada juga beberapa orang lainnya yang juga turut menjadi korban diantaranya:
Bripka Karel Satsuit Tubun (Pengawal kediaman resmi Wakil Perdana Menteri II dr. J. Leimena)
Kolonel Katamso Darmokusumo (Komandan Korem 072/Pamungkas, Yogyakarta)
Letkol Sugiyono Mangunwiyoto (Kepala Staf Korem 072/Pamungkas, Yogyakarta)
Usai melakukan pembunuhan terhadap beberapa perwira TNI AD, PKI berhasil menguasai 2 saranan komunikasi yakni studio RRI di Jalan Merdeka Barat dan kantor telekomunikasi yang terletak di Jalan Merdeka Selatan. Melalui kedua sarana tersebut, PKI mengimbau rakyat untuk menciptakan
Melalui kedua sarana tersebut, mereka secara terang-terangan menyiarkan tentang Gerakan 30 September yang ditujukan kepada para perwira tinggi anggota "Dewan Jenderal" yang akan mengadakan kudeta terhadap pemerintah. Tidak hanya itu mereka juga mengumumkan pula terbentuknya "Dewan Revolusi" yang diketuai oleh Letkol Untung Sutopo.
Kemudian pada tanggal 6 Oktober Soekarno dengan sigap mengimbau rakyat untuk menciptakan persatuan nasional, yaitu persatuan antara angkatan bersenjata dan para korban untuk menghentikan kekerasan.
Sementara Biro Politik dari Komite Sentral PKI segera menganjurkan semua anggota dan organisasi-organisasi massa untuk mendukung "pemimpin revolusi Indonesia" dan tidak melawan angkatan bersenjata.
Singkat cerita, pada tanggal 16 Oktober 1965, Soekarno melantik Mayjen Soeharto menjadi Menteri/Panglima Angkatan Darat di Istana Negara. Berikut kutipan amanat Presiden Soekarno kepada Soeharto pada saat Soeharto disumpah.
"Saya perintahkan kepada Jenderal Mayor Soeharto, sekarang Angkatan Darat pimpinannya saya berikan kepadamu, buatlah Angkatan Darat ini satu Angkatan daripada Republik Indonesia.
Angkatan Bersenjata daripada Republik Indonesia yang sama sekali menjalankan Panca Azimat Revolusi, yang sama sekali berdiri di atas Trisakti, yang sama sekali berdiri di atas Nasakom, yang sama sekali berdiri di atas prinsip Berdikari, yang sama sekali berdiri atas prinsip Manipol-USDEK.
Manipol-USDEK telah ditentukan oleh lembaga kita yang tertinggi sebagai haluan negara Republik Indonesia. Dan oleh karena Manipol- USDEK ini adalah haluan daripada negara Republik Indonesia, maka dia harus dijunjung tinggi, dijalankan, dipupuk oleh semua kita.
Oleh Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Angkatan Kepolisian Negara. Hanya jikalau kita berdiri benar-benar di atas Panca Azimat ini, kita semuanya, maka barulah revolusi kita bisa jaya.
Soeharto sebagai panglima Angkatan Darat dan sebagai Menteri dalam kabinetku, saya perintahkan engkau, kerjakan apa yang kuperintahkan kepadamu dengan sebaik-baiknya. Saya doakan Tuhan selalu beserta kita"
Lima bulan setelah pelantikan tepatnya pada tanggal 11 Maret 1966, Soekarno memberi Soeharto kekuasaan tak terbatas melalui Surat Perintah Sebelas Maret.
Ia memerintahkan kepada Soeharto untuk mengambil "langkah-langkah yang sesuai" untuk mengembalikan ketenangan dan untuk melindungi keamanan pribadi dan wibawanya.
Kekuatan tak terbatas ini lantas digunakan pertama kali oleh Soeharto untuk melarang PKI. Namun, Soekarno tetap dipertahankan sebagai Presiden Tituler Diktatur Militer itu sampai Maret 1967 Sebagai penghargaan atas jasa-jasanya.(1)
Untuk mengenang peristiwa yang hampir mengancam keberadaan ideologi bangsa Indonesia, yaitu Pancasila, pemerintah Orde Baru menetapkan 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila melalui Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Darat tertanggal 17 September 1966 (Kep 977/9/1966).(2)
Makna Hari Kesaktian Pancasila
Hari Kesaktian Pancasila memiliki makna yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Makna tersebut dapat dilihat dari dua aspek yakni aspek sejarah dan aspek aktual.
Dari aspek sejarah, Hari Kesaktian Pancasila merupakan hari untuk mengenang dan menghargai jasa-jasa para pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI. Para pahlawan revolusi ini adalah simbol dari semangat juang dan pengorbanan untuk mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia.
Pancasila adalah hasil dari perjuangan dan kesepakatan bersama bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan dari penjajahan. Pancasila juga merupakan rumusan nilai-nilai luhur yang menjadi pedoman hidup bagi bangsa Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sementara dari aspek aktual, Hari Kesaktian Pancasila merupakan hari untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme masyarakat.
Rasa nasionalisme dan patriotisme ini dapat ditunjukkan dengan cara mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dari segala bentuk ancaman dan gangguan.
Ancaman dan gangguan ini dapat berupa ideologi-ideologi asing yang tidak sesuai dengan Pancasila, serta isu-isu yang dapat memecah belah bangsa Indonesia.
Di Hari Kesaktian Pancasila masyarakat dapat mengambil hikmah dari peristiwa G30S/PKI. Hikmah ini dapat kita ambil dengan cara belajar dari kesalahan-kesalahan masa lalu, serta tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengadu domba dan menimbulkan konflik di antara masyarakat. (3)
Tema Hari Kesaktian Pancasila 2023
Tema Hari Kesaktian Pancasila 2023 tercantum dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI Nomor 31328/MPK.F/TU.02.03/2023 tentang Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2023.
Adapun tema yang diusung adalah "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Maju".

Baca juga:
Kadis PU Kab. Sukabumi Asep Japar Monitoring Infrastruktur Wisata Di Cikidang Kab. Sukabumi..
Akses Ke Curug Sodong Sukabumi Rusak Akibat Longsor, UPTD PU Ajukan Perbaikan
TAG:
#dinas pu
#asep japar
#sukabumi

Formasi Indonesia Satu
Aliansi Indonesia
Berita Terkait
1
2
3
4
5
6
7

Ketua DPRD Kab. Sukabumi Budi Azhar Hadiri Halal Bihalal di Pendopo Sukabumi, Ajak Warga Perkuat..

Jabar   Minggu, 06 Apr 2025  13:29

Kapolri Pimpin Pelepasan One Way Nasional Tol Kalikangkung-Cikampek.

Bogor Raya   Minggu, 06 Apr 2025  13:27

Viral, Kawasan IKN Diserang Tikus

Nasional   Minggu, 06 Apr 2025  13:00

Giat Patroli KRYD Polres Bogor Cegah Kejahatan Dan Ciptakan Kondisi Aman.

Bogor Raya   Minggu, 06 Apr 2025  11:57

Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Poslek Parungpanjang Patroli Sambang Bersama Satpol PP Kecamatan..

Bogor Raya   Minggu, 06 Apr 2025  10:37
Sinergitas TNI-POLRI Wilayah Hukum Parungpanjang Giat Cooling Sistem Silahturahmi Tokoh Agama Dan Masyarakat Ajak Jaga Kondusifitas Cegah Gangguan Kamtibmas.
Kebakaran Kandang Ayam di Magetan, 15.000 Ternak Mati Terbakar
Sinergitas TNI-POLRI Wilayah Hukum Polsek Parungpanjang Fiat Cooling Sistem Monitoring Beri Himbauan Petugas Keamanan Perumahan Jaga Kondusifitas Cegah Gangguan Kriminalitas.
Sinergitas TNI-POLRI Wilayah Hukum Polsek Parung Giat Cooling Sistem Patroli Sambang Monitoring Ajak Jaga Kondusifitas Cegah Gangguan Kamtibmas.

Tabrakan Beruntun di Cianjur Disebabkan Mobil Bak Terbuka Hilang Kendali

PERISTIWA   Minggu, 06 Apr 2025  07:12

Cuaca Ekstrem dan Hujan Lebat Bayangi Puncak Arus Balik Hari Ini

NASIONAL   Minggu, 06 Apr 2025  06:39

Rem Blong Pemicu Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di Tol Bawen

PERISTIWA   Minggu, 06 Apr 2025  06:00

Ikuti Google Maps, Mobil Mewah Terjun dari Ujung Tol Krian-Gresik

PERISTIWA   Minggu, 06 Apr 2025  05:48

Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di Tol Bawen, Arus Balik Macet Parah

PERISTIWA   Minggu, 06 Apr 2025  05:31

Mengetahui Namanya Dicatut, Desri Nago: Saya Advokat, Bukan Beking BBM Ilegal

SUMSEL   Sabtu, 05 Apr 2025  21:52

Wartawan Online yang Tewas dalam Hotel Diduga Korban Pembunuhan

HUKUM   Sabtu, 05 Apr 2025  21:11

Kapolri Imbau Pemudik Tak Paksakan Diri Jika Merasa Lelah.

BOGOR RAYA   Sabtu, 05 Apr 2025  20:47

Kapolri Prediksi Puncak Arus Balik Lebih Tinggi Dibanding Arus Mudik.

BOGOR RAYA   Sabtu, 05 Apr 2025  20:44

Kapolri Cek Langsung Pelayanan Arus Balik di Stasiun Tawang, Dorong Pemudik Gunakan Kereta..

BOGOR RAYA   Sabtu, 05 Apr 2025  20:24

Seorang Wartawan Online Ditemukan Tewas di Hotel dengan Lebam di Tubuhnya

HUKUM   Sabtu, 05 Apr 2025  18:54

Tinjau Rest Area KM 456, Kapolri Instruksikan Jajaran Maksimal Beri Pelayanan dan Atur Lalin..

BOGOR RAYA   Sabtu, 05 Apr 2025  18:40

Kenapa Orang Cerdas Temannya Sedikit?

SELINGAN   Sabtu, 05 Apr 2025  18:16

Cara Keji Oknum TNI AL Bunuh Jurnalis Juwita: Piting dan Cekik hingga Tewas

HUKUM   Sabtu, 05 Apr 2025  17:52

TNI AL Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Jurnalis Juwita

HUKUM   Sabtu, 05 Apr 2025  16:42

Sinergitas TNI-POLRI Wilayah Hukum Polsek Babakanmadang Polres Bogor Giat Cooling Sistem Monitoring..

BOGOR RAYA   Sabtu, 05 Apr 2025  15:50

Kapolsek Cileungsi Meringkus Pengoplos Tabung Gas, Setelah Empat Hari Nyanar Jadi Kurir.

BOGOR RAYA   Sabtu, 05 Apr 2025  15:49

Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek Ciampea Polres Bogor Giat Cooling Sistem Silahturahmi..

BOGOR RAYA   Sabtu, 05 Apr 2025  15:45

Prabowo Harap Idulfitri Perkuat Persaudaraan dan Kerja Sama dengan Negara Sahabat

NASIONAL   Sabtu, 05 Apr 2025  14:50

Kapolres Bogor Turun Langsung Bersama Anggota Urai Kemacetan Arus Lalu Lintas URAI Di Gadog..

BOGOR RAYA   Sabtu, 05 Apr 2025  14:19
Selengkapnya