Diduga Langgar Aturan, Bawaslu Tegur Anggota DPR RI Sebarkan Kartu Beasiswa

Gunungkidul, Media AI -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta mengirimkan surat teguran terkait pemasangan gambar calon bupati pada Kartu Program Beasiswa Indonesia Pintar (PIP) kepada anggota DPR RI, Esti Wijayanti.
Anggota Bawaslu Kabupaten Gunungkidul Divisi Hubungan Antar Lembaga, Rosita mengatakan, pihaknya memberikan surat teguran kepada Esti Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tertanggal 16 September 2020. Teguran diberikan karena kartu beasiswa PIP yang disebarkan diduga melanggar aturan. Sebab foto yang ditempelkan pada kartu tersebut merupakan bakal calon bupati yang secara resmi telah mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Program Kartu PIP menggunakan anggaran negara, sehingga memang tidak boleh ditumpangi atau disisipi upaya kampanye atau dukung mendukung salah satu bakal calon yang sudah resmi mendaftar," katanya kepada Media AI, Jumat (18/9/2020).
Dia juga menerangkan, imbauan serupa juga sudah dikeluarkan oleh Bawaslu DIY. Karena munculnya Kartu PIP bergambar bakal calon yang diusung PDIP juga menyebar diwilayah Kabupaten Bantul.
"Kita juga sudah menggelar pertemuan dengan komisi A kaitanya dengan reses agar tidak digunakan untuk sosialisasi bacalon atau kandidat," paparnya.
Advertisement
Dikonfirmasi terpisah, Esti Wijayanti menilai Kartu Beasiswa PIP merupakan program aspirasi yang dia bawa. Pemasangan foto bacalon pada Kartu Beasiswa PIP diklaim dia sudah melalui rambu peraturan yang ada.
Selain itu, foto bacalon yang menempel pada Kartu PIP adalah bagian dari ucapan selamat darinya. Sehingga Esti menganggap hal tersebut tidak melanggar peraturan.
"Belum ada calon yang ditetapkan KPU sehingga belum resmi sebagai calon. Karena calon ini diusung PDIP sehingga sudah kewajiban saya mengenalkan kepada masyarakat," tegasnya. (Wahyu)
Seorang Wartawan Online Ditemukan Tewas di Hotel dengan Lebam di Tubuhnya
Tinjau Rest Area KM 456, Kapolri Instruksikan Jajaran Maksimal Beri Pelayanan dan Atur Lalin..
Kenapa Orang Cerdas Temannya Sedikit?
Cara Keji Oknum TNI AL Bunuh Jurnalis Juwita: Piting dan Cekik hingga Tewas
TNI AL Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Jurnalis Juwita



