Cuaca Ekstrem, Tenda Penyeberangan Pelabuhan Merak Roboh

Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di Pelabuhan Merak pada Rabu (27/4/2022) malam, mengakibatkan dua tenda penyebrangan milik PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak dan satu tenda milik Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon roboh.
Petugas Badan SAR Nasional atau Basarnas Provinsi Banten, Fauzan mengatakan, pada saat tenda roboh cuaca di pelabuhan Merak tengah turun hujan yang disertai dengan angin kencang. Sehingga mengakibatkan tiga tenda penyebrangan untuk pemudik yang menggunakan sepeda motor di dermaga tiga dan dermaga empat Pelabuhan Merak roboh.
"Tadi itu Merak sempat diguyur hujan dengan intensitas tinggi dan disertai angin yang cukup kencang, yang mengakibatkan tiga tenda penyeberangan milik ASDP dan PMI roboh," ucap Fauzan di Pos SAR Pelabuhan Merak, Rabu (27/4/2022).
Fauzan mengungkapkan, pada saat kejadian kondisi tenda penyebrangan dalam kondisi kosong dari pemudik yang menggunakan sepeda motor.
"Pada saat kejadian kebetulan tidak sedang banyak orang dan tidak ada korban akibat peristiwa itu," ujar Fauzan.
Advertisement
Sementara, Petugas Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Pusat Muhammad Hanif Yusron menyampaikan, berdasarkan pantauan radar dan satelit milik BMKG malam ini. Cuaca di Pelabuhan Merak hujan ringan hingga hujan sedang yang berpotensi akan terjadi hingga pukul 22.00 WIB malam ini.
"Jadi cuaca malam ini Rabu (27/4) diawali dengan cuaca hujan lebat yang disertai angin kencang yang terjadi sekitar pukul enam sore (pukul 18.00 WIB) yang kemudian diikuti hujan ringan dan sedang yang terjadi hingga saat ini," ujar Hanif.
Hanif menerangkan, pada saat terjadi tenda rubuh di Pelabuhan Merak. Berdasarkan pantauan radar dan satelit kecepatan angin di Pelabuhan Merak mencapai 15 meter per sekon atau sekitar 54 kilometer per jam.
Namun demikian, Hanif memastikan, kondisi cuaca yang terjadi di Pelabuhan Merak saat ini tidak berpengaruh terhadap pelayanan di Pelabuhan Merak dan diimbau kepada para pemudik agar tetap waspada dan berhati-hati.
Seorang Wartawan Online Ditemukan Tewas di Hotel dengan Lebam di Tubuhnya
Tinjau Rest Area KM 456, Kapolri Instruksikan Jajaran Maksimal Beri Pelayanan dan Atur Lalin..
Kenapa Orang Cerdas Temannya Sedikit?
Cara Keji Oknum TNI AL Bunuh Jurnalis Juwita: Piting dan Cekik hingga Tewas
TNI AL Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Jurnalis Juwita



