Bunda Elen: Aliansi Indonesia Adalah Panggilan Jiwa

Elen R, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Bunda Elen sudah lebih dari tiga tahun bergabung dengan Lembaga Aliansi Indonesia (LAI). Saat pertama kali bergabung pada bulan Januari 2015, dia ditunjuk sebagai Pembina/Penasihat DPC Kota Makassar.
Seiring berjalannya waktu, serta dengan berbagai dinamika yang ada, keanggotaan Bunda Elen di LAI tercatat di Intelijen Investigasi LAI tingkat pusat.
"Di manapun, di bagian manapun, yang penting tetap Aliansi Indonesia," kata dia dalam telewicara dengan Media AI.
Menurutnya, Aliansi Indonesia sangat sulit untuk dipisahkan dari dirinya, karena sudah merupakan panggilan jiwa.
"Dari sekian pengalaman baik sebagai pribadi, maupun sebagai bagian dari komunitas atau organisasi, baru di Aliansi Indonesia lah saya menemukan apa yang memang sejalan dengan cita-cita saya, dengan jiwa saya," ujarnya.
Advertisement
Aliansi Indonesia, kata Bunda Elen, jika ditilik dari sejarahnya, dilihat dari prosesnya bagaimana lahir dan terbentuk, dengan struktrurnya yang sedemikian cepat berdiri di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dari Motto, Visi, Misi, Tujuan dan Panca Moral, serta dari legalitasnya, bukanlah lembaga sembarangan.
Dia juga menghimbau kepada anggota dan pengurus LAI di wilayah manapun dan dari unsur apapun baik itu BPAN, Garuda Sakti, Intelijen Investigasi LAI, Hanter, Basus D-88, untuk selalu berpedang teguh pada Motto, Visi, Misi dan Tujuan Lembaga Aliansi Indonesia, dan dalam melaksanakannya berpedoman kepada Panca Moral.
"Bahwa masih harus ada perbaikan di sana sini, masih terdapat ketidakcocokan di beberapa hal, itu hanya merupakan hal-hal teknis yang lumrah sebagai bagian dari lembaga yang terus berproses dan dinamis," jelasnya.
Karena itulah meski tidak menduduki jabatan struktural di LAI, namun Bunda Elen tetap mengotpimalkan fungsi kultural untuk terus berkiprah untuk pengembangan dan kemajuan LAI.
Mengetahui Namanya Dicatut, Desri Nago: Saya Advokat, Bukan Beking BBM Ilegal
Wartawan Online yang Tewas dalam Hotel Diduga Korban Pembunuhan
Kapolri Imbau Pemudik Tak Paksakan Diri Jika Merasa Lelah.
Kapolri Prediksi Puncak Arus Balik Lebih Tinggi Dibanding Arus Mudik.
Kapolri Cek Langsung Pelayanan Arus Balik di Stasiun Tawang, Dorong Pemudik Gunakan Kereta..



