Bertemu 2.000 Anggota Babinsa, Presiden Jokowi Minta Redam Kabar Bohong

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk ikut meredam isu, hoax, fitnah, dan kabar bohong yang saat ini banyak sekali berseliweran di masyarakat, yang tersebar melalui media-media sosial.
“Isu-isu seperti ini Saudara-saudara harus mampu meredam, jangan sampai hal-hal yang tidak benar, fakta-fakta tidak benar, itu beredar dimana-mana,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan di hadapan sekitar 2.000 anggota Babinsa Kodam XIV/Hasanuddin, di Balai Prajurit M. Yusuf, di Jalan Sudirman, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (29/7) siang.
Presiden Jokowi memberi contoh isu yang menyebut dirinya PKI, bahkan ada gambar di media sosial dirinya berdiri di dekat Aidit, saat tokoh PKI itu sedang berpidato.
Padahal, lanjut Presiden, dirinya lahir tahun 1961, sementara PKI dibubarkan 1966. Artinya, dirinya saat itu masih di balita (bawah lima tahun).
“Inilah hal-hal yang seperti ini yang harus diredam,” ujar Presiden seraya menambahkan, di dekat rumah orang tuanya ada masjid, di dekat rumah kakek neneknya ada masjid, sehingga bisa langsung dicek isu-isu seperti itu.
Advertisement
Keterbukaan seperti ini, lanjut Presiden, sudah gampang sekali. Ia menambahkan agar jangan sampai diaduk-aduk masyarakat dengan hal-hal seperti ini.
“Ini namanya politik adu domba, enggak bisa kita terus-teruskan seperti ini. Ini permainan politik yang bisa memecah belah, tugas Saudara-saudara untuk memberikan pemahaman yang nalar dan masuk logika,” tegas Presiden.
Presiden menegaskan, politik kotor dengan cara-cara seperti itu harus disetop. Sebaliknya, politik yang memberikan kematangan pada masyarakat, tambah Presiden, merupakan politik dengan tujuan mendewasakan masyarakat itu yang akan kita tempuh.
“Jika masyarakat menjadi matang dalam berpolitik dan masyarakat menjadi dewasa dalam berpolitik ini tugas saudara-saudara untuk memberikan pemahaman pemahaman kepada masyarakat apabila ada isu-isu yang tidak betul,” pesan Presiden Jokowi.
Diduga Oknum Wartawan Sunat Dana Kerjasama Publikasi Rekan Satu Profesi Protes Dan Akan Lapor..
3 Wisatawan di Pantai Parangtritis Terseret Arus
Kunjungan ke IKN Tembus 12.950 Wisatawan dalam Sehari
Masjid Istiqlal, Tempat Ray Sahetapy Mualaf dan Disalatkan
Pemalak Pedagang Pasar Baru Bekasi Ditangkap, Keduanya Positif Sabu



