Banjir di Demak Mulai Surut

Banjir yang terjadi di sejumlah desa di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, termasuk yang menggenangi Jalan Pantura Timur Kudus-Demak, saat ini mulai surut sehingga warga ada yang pulang untuk melihat kondisi rumahnya.
Beberapa warga Desa Ketanjung maupun Desa Karanganyar yang rumahnya terbebas dari genangan banjir mulai membersihkan rumahnya dari lumpur.
Komandan Satgas Penanganan Banjir Demak Letkol Kavaleri Maryoto membenarkan bahwa saat ini banjir yang terjadi di berbagai daerah di Kabupaten Demak memang mulai surut, termasuk di Desa Ketanjung dan Karanganyar yang sangat terdampak akibat tanggul Sungai Wulan yang jebol.
Meskipun demikian, kata dia, warga terdampak banjir masih banyak yang bertahan di tempat-tempat pengungsian, sebelum banjir benar-benar surut.
Advertisement
Untuk akses Jalan Pantura Timur Demak-Kudus, imbuh Maryoto yang juga Komandan Kodim 0716/Demak, belum bisa dibuka karena masih ada genangan banjir di Desa Kedung Banteng, sehingga belum aman dilalui kendaraan.
Meskipun belum dibuka untuk akses lalu lintas, namun banyak pengendara yang nekat melalui Jalan Pantura Timur Demak-Kudus. Padahal ketika mengetahui ada genangan di jalan yang cukup panjang, akhirnya kembali karena khawatir kendaraannya mogok.
Dampak banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, hingga di 97 desa tersebar di 11 kecamatan. Sedangkan jumlah warga yang mengungsi ada 24.991 jiwa. Areal sawah terdampak mencapai 4.696 hektare dan tambak 529 hektare. (*)
Masjid Istiqlal, Tempat Ray Sahetapy Mualaf dan Disalatkan
Pemalak Pedagang Pasar Baru Bekasi Ditangkap, Keduanya Positif Sabu
Wisatawan Asal Solo Tewas Tertimpa Pohon Pinus di New Sekipan Tawangmangu
Langka, Pencuri Motor Nurut Saja Saat Ditangkap
Longsor Hantui Warga Lebak, Jalan Utama Hampir Putus



