Anggota Polresta Bogor Kota, Sigap di Tengah Jalan Bantu Sopir Angkot yang Terkena Serangan Jantung.

Bogor - Aliansinews id. Seorang sopir angkot di Kota Bogor mengalami serangan jantung saat mengemudi sempat mendapat pertolongan anggota Polresta Bogor Kota dan berikut kisah aksi heroik polisi.
Sabtu pagi (22/3/2025) yang biasanya ramai di kawasan Pasar Gunung Batu, Kota Bogor, berubah menjadi momen genting. Seorang sopir angkot jurusan Bubulak-Baranangsiang, Manta, tiba-tiba mengalami serangan jantung saat mengemudikan kendaraannya.
Anggota Piket Reskrim Polsek Bogor Barat, Briptu Febriyansyah, bersama dengan anggota Sat Lantas Polresta Bogor Kota, Iptu Ade Dedi dan Briptu Setiadi Karyono, yang tengah berpatroli melihat kerumunan warga di pintu keluar pasar.
Saat didekati, mereka mendapati Manta masih duduk di kursi pengemudi dalam kondisi kritis, sementara angkotnya sudah menepi di bahu jalan arah Simpang Gunung Batu.
Tanpa ragu, para petugas segera bertindak. Mereka bergegas membawa korban ke RSUD Kota Bogor dengan harapan nyawanya bisa diselamatkan.
Advertisement
Namun, setelah mendapat pemeriksaan medis, Manta dinyatakan meninggal dunia. Kejadian ini menyisakan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarganya, tetapi juga bagi masyarakat yang menyaksikan upaya penyelamatan tersebut.
Pihak kepolisian segera melakukan pendataan, pemeriksaan, dan pemotretan terhadap korban serta barang bukti, sebelum menghubungi pihak keluarga.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo, mengingatkan pentingnya kesadaran akan kesehatan bagi para pengemudi angkutan umum.
“Pekerjaan di jalan menuntut kondisi tubuh yang prima. Kami mengimbau seluruh sopir untuk rutin memeriksakan kesehatannya,” ujarnya.
Beredar Video Syur Mirip Lisa Mariana dengan Seorang Pria. Siapa Priia Itu?
Seorang Wartawan Online Ditemukan Tewas di Hotel dengan Lebam di Tubuhnya
Tinjau Rest Area KM 456, Kapolri Instruksikan Jajaran Maksimal Beri Pelayanan dan Atur Lalin..
Kenapa Orang Cerdas Temannya Sedikit?
Cara Keji Oknum TNI AL Bunuh Jurnalis Juwita: Piting dan Cekik hingga Tewas



