Akibat Kelalaian Petugas Vaksinasi Siswi Kelas 6 SD Terancam Tidak Mendapatkan Sertifikat Vaksinasi Covid 19

Akibat kelalaian petugas vaksinasi Usia 5 - 11 tahun, siswi kelas VI SDN 07 terancam tidak dapat mendapatkan Sertifikat vaksinasi COVID - 19.
seperti yang dialami Tia Juwita siswi kelas VI Sekolah Dasar Negri 07 Muntok Kabupaten Bangka Barat.
Mirisnya siswa kelas 6 sd ini
telah mengikuti vaksinasi untuk anak usia 5 - 11 tahun sebanyak dua kali vaksin tahap pertama diikutinya,pada acara kegiatan vaksinasi untuk anak 5 - 11 tahun yang di selenggarakan di lapangan Gelora Muntok pada tanggal 19 Desember 2021,
Sedangkan vaksin tahap kedua nya diikuti pada kegitan vaksinasi anak usia 5 - 11 tahun yang digelar dihaman Kantor Koramil Muntok pada tanggal 17 Januari 2022.
Advertisement
Namun sangat disayangkan dari dua kali vaksinasi yang telah diikutinya nama Tia Juwita tidak muncul di valid data vaksinasi Covid 19, dengan demikian Tia, kemungkinan tidak dapat memiliki ssrtifikat vaksinasi COVID - 19.
Hal itulah yang disesalkan Titin Kartini ibu kandung Tia Juwita warga kampung Menjelang Baru Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat kepada Buser 24
Selasa 18/01/2022 mengatakan, " sebenarnya dengan kejadian seperti ini saya merasa heran, kan anak saya Tia sudah dua kali divaksin yang pertama di vaksin untuk anak usia 5 - 11 tahun di lapangan Gelora Muntok tanggal 19 Desember 2021 dan yang kedua kali nya divaksin di halaman Kantor Koramil Muntok tanggal 17 Januari 2022 , " jelas Titin.
lebih lanjut di katakan Titin, " yang saya heran saat anak saya selesai di vaksin, seperti biasa saya mengurus data untuk membuat sertifikat Vaksin COVID 19 kepada petugas, namun setelah menunggu agak lama ternyata nama anak saya Tia Juwita tidak tampil di layar komputer petugas, dan menyarankan saya untuk menanyakan ke dukcapil Bangka Barat terkait masalah NIK anak saya yang tertulis pada kartu vaksin copid 19, " jelas titin.
ditambahkan titin, " di dukcapil menurut keterangan petugas dukcapil Bangka Barat yogie.bahwa nik dan kk milik saya tidak ada masalah, namun agar lebih jelas sebaiknya coba ditanyakan ke sekolah anak ibu, apakah ada penggantian nik Tia Juwita karena ada perbedaan dengan yang tertulis di kartu vaksin, jangan sampai ada pemakaian dua nik, jelas petugas Dukcapil tersebut.
Mengetahui Namanya Dicatut, Desri Nago: Saya Advokat, Bukan Beking BBM Ilegal
Wartawan Online yang Tewas dalam Hotel Diduga Korban Pembunuhan
Kapolri Imbau Pemudik Tak Paksakan Diri Jika Merasa Lelah.
Kapolri Prediksi Puncak Arus Balik Lebih Tinggi Dibanding Arus Mudik.
Kapolri Cek Langsung Pelayanan Arus Balik di Stasiun Tawang, Dorong Pemudik Gunakan Kereta..



