Oknum Kaur di Sukoharjo Diduga Gelapkan Dana Desa, Akibat Dari Itu Sejumlah Perangkat Ngomel Nggak Gajian. Nilai Dana Capai Ratusan Juta Rupiah

SUKOHARJO - Mulai dikuak hingga kabar mengejutkan ini datang dari desa di sebelah ujung selatan Kabupaten Sukoharjo dan akhirnya mencuat oleh publik. Kasus tersebut akhirnya dibongkar tepatnya berada di Desa Krajan Kecamatan Weru.
Diketahui sorang oknum perangkat desa, yakni menjabat sebagai "Kaur" diduga telah menggelapkan dana desa yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Ironisnya, akibat dari penggelapan dana tersebut, membuat sejumlah perangkat juga ikut ngomel karena tidak terima gajian.
Sementara itu, Kepala Desa Krajan, Tejo saat dikonfirmasi awak media tidak menampik perihal kabar tersebut. Namun secara pastinya uang tersebut digunakan untuk apa, pihaknya belum mendapatkan sebuah kejelasan.
"Terkait kasus ini memang kami sangat terkejut karena sebelumnya tidak menunjukkan gelagat mencurigakan," jelas Kades Tejo.
Data yang dihimpun, setelah dilakukan penelusuran memang ada dugaan terjadi penyimpangan atau penggelapan dana di Desa Krajan tersebut.
Advertisement
Untuk sementara, jalur yang ditempuh sementara melakukan tindakan dengan menyelesaikan dengan secara pemerintahan yakni meminta agar yang bersangkutan mengembalikan uang sudah digunakan dengan batasan waktu.
"Kami sudah keluarkan SP 1 dan sudah lewat waktunya, lalu ada SP 2 yang akan berakhir besuk (27 Desember 2022). Dan jika yang bersangkutan (KAUR) setelah itu akan diberhentikan sementara," papar Kades.
Lanjutnya, jika SP hingga pemberhentian sementara ini tetap tidak mampu mengembalikan, maka akan dikonsultasikan ke Camat untuk dilakukan pemberhentian tetap.
"Kalau sudah seperti ini tentu sudah masuk ke ranah pidana," tandasnya.
Giat Patroli KRYD Polres Bogor Cegah Kejahatan Dan Ciptakan Kondisi Aman.
Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Poslek Parungpanjang Patroli Sambang Bersama Satpol PP Kecamatan..
Sinergitas TNI-POLRI Wilayah Hukum Parungpanjang Giat Cooling Sistem Silahturahmi Tokoh Agama..
Kebakaran Kandang Ayam di Magetan, 15.000 Ternak Mati Terbakar
Sinergitas TNI-POLRI Wilayah Hukum Polsek Parungpanjang Fiat Cooling Sistem Monitoring Beri..



