Pengguna Jalan Hati-hati..!! Tikungan Jalan Lintas Menuju Kuwu-Sragen Ambrol Longsor Kembali, Padahal Pengerjaan Proyek Baru Usai di Bangun Sebulan Lalu

SRAGEN-GROBOGAN – Pengguna berkendara jalan sebaiknya hati-hati apalagi musim pasca hujan begini, khususnya jalan tembus pengendara menuju Kabupaten Sragen-Kuwu. Dimana arah jalan alternatif tembus baik kekota grobogan juga apabila kekanan kearah Kabupaten Blora.
Dalam pantauan awak media, terlihat panjang jalan yang longsor itu sekitar 10 an meter, kemudian dalam kedalaman longsoran sekitar 30 an centimeter. Lokasinya terletak pada tikungan yang agak tajam sehingga membuat pengendara melaju pelan pada titik itu. Tentunya sangat berbahaya dimalam hari dimusim hujan bagi pengguna jalan apabila tidak waspada dan hati-hati.
Dari berbagai informasi dan sumber didapat, bahwa pembangunan jalan penghubung antara Kuwu-Sragen tersebut baru rampung sebulan lalu, tetapi sebagian sudah ada yang rusak kembali.
Hal ini oleh pantauan Media di lapangan kemarin (29/11), tampak setengah badan jalan yang rusak yakni di titik sebelah barat. Jalan tersebut merekah, dan ambles. Termasuk pada talud di pinggir jalan yang semula berfungsi sebagai penguat pun ikut terdampak.
Saat dikonfirmasi, kepala proyek Dahono Aris Sucipto dari PT geonika Bahana Makmur Utama juga menyampaikan kalau soal kerusakan jalan tersebut diduga karena faktor alam, bukan konstruksi.
Advertisement
Ia menjelaskan perihal kerusakan bisa jadi lantaran pada (24-25/11) terjadi hujan lebat hingga mengakibatkan banjir. Terlebih titik kerusakan jalan itu terletak pada cekungan. Kemudian di sebelah utara dan selatan dari titik kerusakan tersebut juga merupakan bukit sehingga air mengalir ke titik lokasi tersebut.
"Menurut kami kerusakan jalan itu dipicu faktor alam, juga adanya hujan lebat yang sebelumnya menerjang," terangnya.
Lanjutnya, terkait kerusakan jalan itu menurut Aris di luar dugaan pihaknya. Dia juga mengaku kalau soal pengerjaan proyeknya diklaim sesuai dengan desain. Termasuk ketebalan dan kualitas beton begitu pula dengan model konstruksi dan mutunya.
“Posisi lokasi itu di cekungan. Akhirnya air di situ. Dan alirannya menggerus jalan beton. Soal pengerjaan serta kualitas sudah kami uji laboratorium, dan ada konsultan,” ungkapnya.
Diduga Oknum Wartawan Sunat Dana Kerjasama Publikasi Rekan Satu Profesi Protes Dan Akan Lapor..
3 Wisatawan di Pantai Parangtritis Terseret Arus
Kunjungan ke IKN Tembus 12.950 Wisatawan dalam Sehari
Masjid Istiqlal, Tempat Ray Sahetapy Mualaf dan Disalatkan
Pemalak Pedagang Pasar Baru Bekasi Ditangkap, Keduanya Positif Sabu



