Di Banten, Proyek Geothermal Menuai Penolakan Warga

Foto: Jejak pembangunan akses jalan dan tapak sumur untuk kegiatan eksplorasi proyek PLTP Rawa Danau yang dilakukan pada 2018
Kamis, 10 Okt 2024  06:52

Padarincang yang masuk dalam wilayah Kabupaten Serang yang berjarak sekitar dua jam perjalanan dari Jakarta dan dikenal sebagai salah satu produsen beras di Banten ikut terkena dampak pembangunan akses jalan dan tapak sumur untuk kegiatan eksplorasi proyek PLTP Rawa Danau yang dilakukan pada 2018 silam.Lokasi ini berada di kawasan hutan produksi terbatas di Gunung Parakasak dengan luas lahan 7,95 hektare

AliansiNews.ID-Kabupaten Serang, Sejak 15 tahun terakhir warga Padarincang Kabupaten Serang bersikukuh menolak Proyek pembangkit panas bumi (Geothermal) di Padarincang salah satunya Doifullah(51) , Menurutnya proyek tersebut akan mempengaruhi klimatologi, ketersediaan air, ketersediaan lahan pertanian, yang merupakan mata pencaharian abadi masyarakatnya.

“Kenapa kami bilang abadi? Karena ini turun temurun dari nenek moyang kami, dan sampai saat ini kami masih menerima berkah yang luar biasa dari alam kami tanpa adanya industri,” ujar Doif

Cara bertahan hidup dengan bercocok tanam telah dilakukan secara turun temurun menjadi alasan utama Doif dan warga lainnya di tanah Padarincang berkukuh menolak proyek tersebut

Lebih jauh, tekad Doif untuk melawan proyek geothermal di Padarincang semakin kukuh setelah mengamati proyek geothermal di wilayah lain di Indonesia.

Advertisement

“Tidak memberi keuntungan untuk warga, bahkan membuat kerusakan yang luar biasa di ekologi warga”.

“Seperti yang kita lihat di Mataloko, NTT (Nusa Tenggara Timur), Flores, juga daerah Dieng. Semua areal pertanian dan lahan pertanian warga semua menjadi tidak produktif karena adanya proyek geothermal ini,” ungkap Doif.

“Itu fakta, dan kami tidak ingin itu terjadi di daerah kami di Padarincang,” tegasnya.

Gunung Parakasak, Lokasi yang direncanakan menjadi situs pembangkit listrik panas bumi di Padarincang–menjulang tinggi. Dari kejauhan, gunung itu sekilas tampak masih rimbun dengan pepohonan, dengan permukiman warga berdiri memadati sekitarnya. Bekas bukaan lahan kini diliputi ilalang dan blokade warga yang dipasangi spanduk penolakan warga terhadap proyek tersebut. Padarincang sendiri merupakan salah satu wilayah di Provinsi Banten yang teridentifikasi memiliki potensi energi panas bumi.

Berita Terkait